Kisah Cerita Pendek Anak Yang Mendidik Cerpen
Kisah Cerita Pendek Anak Yang Mendidik. Para pembaca cara kata.org, cerita anak adalah cerita yang di khusukan kepada anak. Karena di khusukan kepada anak maka cerita anak biasanya mengandung pesan moral yang mendidik kepada pembacanya dan dalam hal ini adalah kepada anak.
Ada seorang anak bernama Sasha dia sangat boros, setiap minggu dia selalu saja meminta barang-barang baru kepada orang tua nya dia pun tidak peduli kepada orang-orang yang kekurangan waaah sunggguh boros ya.
Pada suatu hari Sasha datang ke sekolahnya dan dia melihat meja temanya Layla dikerubungi teman-teman lainya Sasha pun melihat ternyata Layla sedang memamerkan bando bewarna hijau bermotif daun Sasha pun terkesima saat melihat bando itu lalu Sasha bertanya “Dimana kamu membeli bando itu Layla?” “Oh aku membelinya di toko aksesoris terkenal di dekat rumahku.
Disana sangat lengkap aku saja sampai bingung Harus memilih yang mana, kalau kakakku membeli yang bewarna biru bermotif awan harganya tentu saja mahal aku saja Harus memohon-mohon terlebih dahulu ke mama ku” tuh kan kalau bertanya kepada Layla pasti begini Malah nyambung kemana-mana ckckck “aku tanya kamu beli dimana Layla” tanyaku lagi kepada Layla “oooh, aku membelinya di toko aksesoris bernama Crown Collection disana sangat lengkap lho dan bla bla bla” tuh kan panjang lagi Layla, Layla KRINGGG .......
Bel masuk pun berbunyi bu guru sudah datang kami pun memulai pelajaran dari sains, matematika dan yang lainya
Saat pulang aku langsung menaiki Mobil jemputanku “mau kemana dulu non atau langsung pulang saja?” supirku bertanya, aku berpikir sejenak “oh, iya ke toko aksesoris yang dekat dengan rumah Layla bapak tau kan” supirku menganggukan kepala lalu Mobil pun melaju.
“toko ini kan non” Tanya Pak supir aku menjawab “iya” aku pun turun dan berkeliling di toko itu, setelah berputar-putar dia pun menemukan bando impianya yang berwarna emas dengan tulisan Serenity dengan harga RP 150.000 setelah itu dia kembali ke Mobil dengan harapan ibunya akan membelikanya Bando impianya itu.
Sesampainya di rumah dia langsung meminta bando impianya itu tapi apa jawaban ibunya “Sasha bukanya ibu tidak mau membelikanya Sasha kan sudah punya banyak sekali bando Sasha sayang” kata ibu Sasha, Sasha pun masuk kamarnya dengan marah dia membanting pintu kamarnya BRAAAK… !!!
Lalu ibunya mengetuk pintu kamar Sasha dan Sasha membukanya dengan wajah cemberut, lalu ibunya berkata,
“Sasha nanti pukul 16.00 kita akan pergi” kata mamanya sambil tersenyum mata Sasha pun membulat “kemana bu?”
Tanya Sasha, ibunya hanya tersenyum sekarang sudah pukul 16.00 Sasha sudah berpakaian rapi ia melihat ibunya sedang memasukkan kotak besar tentunya Sasha penasaran akan apa isi kotak itu, dia pun masuk ke mobil ibunya lalu ibunya menjalankan mobilnya.
Sasha pun tertidur sepanjang perjalanan lalu ibunya membangunkanya Sasha pun bangun lalu samar-samar dia melihat tenda yang sudah sedikit lusuh dengan tulisan PENGUNGSIAN GUNUNG MERAPI Sasha pun kaget lalu dia bertanya kepada ibunya “mama kenapa kita harus ke sini?, aku tidak mau di sini kotor dan kampungan” ibunya tidak mempedulikanya ibunya hanya menurunkan kotak yang tadi dan membawa masuk ke tenda itu,
Sasha ingin menyusul ibunya tetapi dia merasa jijik terpaksa dia harus menunggu di luar, lalu ada anak perempuan kecil menarik-narik baju Sasha lalu Sasha menggerutu “ih ngapain sih kamseupay banget deh” lalu anak kecil itu berkata “terima kasih ya kak atas sumbanganya kita bersyukur sekali” kata anak kecil itutanpa disangka Sasha mengambil uang RP 50.000 dari kantongnya lalu Sasha memberikan uang itu ke anak kecil tersebut, lalu Sasha berkata “maaf ya dik atas perkataanku tadi, ini aku ada sedikit uang terimalah, ngomong-ngomong siapa namamu dik?” Tanya Sasha
“Namaku Tata kak, terima kasih ya uangnya kak” kata anak itu “oh iya Tata mau bermain?” Tanya Sasha “mau mau" jawab Tata.
Tata pu memanggil teman-temanya, untuk bermain dengan Sasha pun bermain bersama anak-anak yang lainnya tetapi ketika sedang bermain ibu Sasha memanggilnya karena sudah waktunya mereka pulang ke rumah, Sasha pun sedih tetapi dia kan harus pulang,
akhirnya Sasha mengucap sampai jumpa lagi ke anak-anak itu ia masuk ke mobil ibunya lalu ketika sudah di dalam mobil dan mobil melaju Sasha berkata “ma aku sudah tidak mau boros lagi ma karena aku baru sadar ternyata masih banyak orang yang masih membutuhkan uluran tangan kita ma” “waah waah waah anak mama emang the best” kata ibunya sambil mengacungkan jempol,
Tiba-tiba mamanya berhenti di depan toko Crown Collection lalu Sasha bilang “ma ngapain kita kesini ma?” tanya Sasha “loh kan katanya Sasha mau beli bando" kata mamanya sambil tersenyum “yeeey” sontak Sasha girang dia pun langsung memilih bando pilihannya dan ibunya ke kasir untuk membayarnya.
Jadi kita tidak boleh boros karena masih banyak orang yang lebih membutuhkan seperti kata pepatah “lebih baik tangan dia atas daripada tangan di bawah”.
Demikianlah sajian kami berupa cerita pendek anak yang mendidik. Semoga cerita anak di atas dapat memberi manfaat kebaikan kepada anak anak kita.
SUMBER : https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=5415960128753884884#editor/target=post;postID=952417539175737037
Tidak ada komentar:
Posting Komentar